tiga-dosen-unpab-berbagi-keilmuan-di-uitm-terengganu-dalam-program-teaching-mobility-2026_74.jpg

Tiga Dosen UNPAB Berbagi Keilmuan di UiTM Terengganu dalam Program Teaching Mobility 2026

Terengganu, Malaysia – Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kualitas akademik melalui program Outbound Teaching Mobility 2026 yang dilaksanakan di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Terengganu, Malaysia, pada 14–26 Juni 2026.

Program ini merupakan bagian dari upaya UNPAB dalam mendorong kolaborasi akademik global melalui kegiatan pertukaran dosen (teaching exchange), berbagi pengalaman pembelajaran, serta penguatan kerja sama antara perguruan tinggi di tingkat internasional.

Dalam kegiatan tersebut, UNPAB mengirimkan tiga dosen yang mewakili berbagai bidang keilmuan, yaitu:

  • Dr. Hernawaty, S.E., M.M. dari Program Studi Manajemen;
  • Dr. Slamet Widodo, S.E., M.M. dari Program Studi Manajemen; dan
  • Dr. Parlin Siagian, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Elektro.

Selama berada di UiTM Terengganu, para dosen UNPAB akan melaksanakan berbagai aktivitas akademik, termasuk kegiatan perkuliahan, diskusi ilmiah, pertukaran metode pembelajaran, serta berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan antara UNPAB dan UiTM dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui program Teaching Mobility ini, dosen tidak hanya berkesempatan memperluas wawasan akademik dan jejaring internasional, tetapi juga memperoleh pengalaman lintas budaya yang dapat memperkaya proses pembelajaran di lingkungan kampus.

Program Outbound Teaching Mobility 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi melalui pertukaran pengetahuan, praktik terbaik dalam pembelajaran, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Sejalan dengan visi UNPAB sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan global.

Berita Lainnya