
Dipercaya Industri Internasional, UNPAB Hadirkan Riset Berbasis Teknologi Drone untuk Perkebunan Sawit
MEDAN – Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus memperkuat kiprahnya dalam pengembangan riset dan kolaborasi internasional. Melalui kerja sama dengan PT Tolan Tiga Indonesia, bagian dari SIPEF Group asal Belgia, dosen dan mahasiswa UNPAB terlibat langsung dalam penelitian berbasis teknologi untuk mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Sumatera Selatan.
Penelitian tersebut mengusung judul “Verifikasi Data Perhitungan Pokok Sawit Otomatis untuk Data Drone Sumatera Selatan Tahun 2026”. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Julia Marisa, S.P., M.P. sebagai Ketua Tim, bersama Dr. Hanifah Mutia Zaida Ningrum Amrul, S.Si., M.Si. sebagai anggota tim.
Tidak hanya melibatkan dosen, penelitian ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa Magister Ilmu Pertanian UNPAB, Dwi Hayati dan Nabillah Maulida, yang turut terlibat dalam pengolahan dan verifikasi data industri berskala besar.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa UNPAB terus membuka ruang bagi sivitas akademika untuk terhubung dengan dunia industri, termasuk perusahaan yang memiliki jaringan dan skala bisnis internasional.
“Ini menjadi kesempatan baik bagi UNPAB untuk membuktikan bahwa kampus kita siap berkolaborasi langsung dengan industri perkebunan skala internasional,” ujar Dr. Julia Marisa.
Penelitian ini berangkat dari kebutuhan nyata industri perkebunan terhadap data yang akurat. Area yang menjadi objek penelitian mencakup sekitar 7.445 hektar perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, dengan hampir 830 ribu titik pokok sawit yang perlu diverifikasi.
Dalam industri perkebunan, jumlah pokok sawit bukan sekadar angka. Data tersebut menjadi dasar bagi berbagai keputusan penting, mulai dari perencanaan pemupukan, estimasi produksi tandan buah segar, hingga kebutuhan tenaga kerja untuk proses panen.
Untuk mempercepat proses pendataan, perusahaan memanfaatkan teknologi drone dan sistem perhitungan otomatis. Namun, hasil penghitungan berbasis teknologi tetap membutuhkan proses verifikasi untuk memastikan setiap titik yang terdeteksi benar-benar merepresentasikan pokok sawit di lapangan.
Di sinilah peran tim peneliti UNPAB menjadi penting.
Melalui pemanfaatan ArcGIS Pro, tim melakukan verifikasi terhadap data titik pokok sawit yang sebelumnya dihasilkan melalui aplikasi Trimble Oil Palm dan citra udara drone. Proses tersebut meliputi penambahan titik pokok yang belum terdeteksi, penghapusan titik yang keliru atau tanaman yang telah mati, hingga perbaikan posisi titik yang belum akurat.
Tantangan penelitian pun tidak kecil. Karakteristik visual tanaman sawit yang beragam, mulai dari tajuk tanaman tua yang saling bertumpang tindih hingga tanaman muda yang belum menutup sempurna, menjadi salah satu persoalan utama. Selain itu, vegetasi liar, gulma, hingga gangguan naungan awan pada citra drone turut menuntut ketelitian tinggi dari tim peneliti.
Dengan target verifikasi sekitar 200 hektar per hari untuk setiap verifikator, penelitian ini menjadi pengalaman riset berbasis data industri dalam skala yang besar bagi dosen dan mahasiswa UNPAB.
Kegiatan penelitian dilaksanakan selama 60 hari kerja, mulai 5 Mei hingga 30 Juli 2026, dengan cakupan lokasi di estate Agro Rawas Ulu serta Agro Muara Rupit North dan South. Sementara proses analisis dan pengolahan data dilakukan di lingkungan Universitas Pembangunan Panca Budi.
Kolaborasi ini juga memperlihatkan peran UNPAB dalam membangun ekosistem penelitian yang tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga pada penyelesaian persoalan nyata yang dihadapi dunia industri.
Melalui dukungan Pusat Riset, Inovasi dan Kerjasama serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UNPAB memfasilitasi proses kerja sama mulai dari penguatan kemitraan hingga dukungan administratif dan akademik dalam pelaksanaan penelitian.
Lebih dari sekadar penelitian, keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini menjadi bagian dari upaya UNPAB untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kuliah, tetapi juga memperoleh pengalaman menghadapi data, teknologi, serta persoalan nyata dalam pengelolaan perkebunan modern.
Hasil penelitian ini selanjutnya ditargetkan untuk dipublikasikan melalui prosiding internasional, sehingga hasil kolaborasi antara akademisi UNPAB dan industri dapat diperkenalkan dalam forum ilmiah yang lebih luas.
Bagi Dr. Julia Marisa, pengalaman tersebut menjadi pesan penting bagi para dosen untuk terus membuka peluang kolaborasi di luar kampus.
“Bangun relasi dengan industri, berani mengajukan proposal kerja sama, dan libatkan mahasiswa sejak awal. Penelitian internasional tidak selalu harus dimulai dari topik yang muluk. Terkadang, penelitian berawal dari kebutuhan nyata industri yang kemudian dapat kita jawab melalui keilmuan dan teknologi,” ungkapnya.
Melalui penelitian ini, UNPAB kembali menunjukkan komitmennya untuk terus memperluas jejaring, memperkuat budaya riset, serta menghadirkan kontribusi akademik yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Kolaborasi dengan PT Tolan Tiga Indonesia menjadi langkah nyata bahwa UNPAB tidak hanya membangun penelitian di lingkungan kampus, tetapi juga terus membuka jalan bagi dosen dan mahasiswa untuk mengambil peran dalam kolaborasi berskala nasional hingga internasional.
Dengan riset yang berbasis kebutuhan nyata, pemanfaatan teknologi modern, serta keterlibatan langsung mahasiswa, UNPAB terus bergerak memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta dunia industri.
Berita Lainnya
Pengumuman
Galeri Fakultas
Galeri Universitas
tags
- akuntansi
- beasiswa
- browser
- buku
- dikti
- ekonomi
- filsafat
- gemilang prestasi
- hukum
- islam
- jurnal
- kerjasama
- kesehatan
- komputer
- lanskap
- loker
- lomba
- lppm
- lppro
- magister
- manajemen
- metafisika
- olahraga
- pelatihan
- pengumuman
- pertanian
- peternakan
- pustaka
- seminar
- sepakbola
- sosial
- teknik
- ukm
- unpab
- wisuda












