artikel-ilmiah-tak-cukup-sekadar-ditulis-unpab-hadirkan-empat-profesor-untuk-bedah-strategi-publikasi-scopus-dan-wos-1792493755_29.jpg

Artikel Ilmiah Tak Cukup Sekadar Ditulis, UNPAB Hadirkan Empat Profesor untuk Bedah Strategi Publikasi Scopus dan WoS

Medan, 20 Oktober 2026 – Menghasilkan artikel ilmiah tidak berhenti pada proses menulis. Kualitas naskah, ketepatan penyajian hasil penelitian, serta kesiapan menghadapi proses peer review menjadi bagian penting dalam mempersiapkan publikasi di jurnal internasional. Hal inilah yang menjadi fokus hari kedua rangkaian Global Adjunct Professor Program di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Selasa, 20 Oktober 2026.

Melalui workshop pendampingan peer review dan pembuatan artikel terindeks Scopus serta Web of Science (WoS), UNPAB menghadirkan empat akademisi internasional, yakni Dr. Goh Chin Fei, Professor Ts. Dr. Nangkula Utaberta, Prof. Dr. Mohd Ambri Mohamed, serta Professor Ts. Dr. Mohd Faizal bin Omar. Keempatnya terlibat sebagai pemateri dalam kegiatan yang berfokus pada pendampingan penulisan dan persiapan publikasi artikel ilmiah.

Berbeda dari kegiatan yang hanya berorientasi pada penyampaian teori, format workshop pendampingan ini menempatkan proses penelaahan artikel dan pengembangan naskah sebagai fokus pembelajaran. Peserta diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kualitas artikel dan proses peer review dalam perjalanan publikasi ilmiah.

Dalam publikasi akademik, proses peer review menjadi salah satu tahapan penting untuk menilai kualitas, relevansi, serta kontribusi sebuah naskah penelitian. Karena itu, kemampuan menyusun artikel perlu berjalan seiring dengan kesiapan menerima evaluasi, melakukan perbaikan, dan menyesuaikan naskah dengan ketentuan jurnal yang dituju.

Kehadiran empat profesor dalam workshop ini memberikan ruang bagi sivitas akademika UNPAB untuk memperluas wawasan mengenai penulisan artikel ilmiah dan publikasi internasional. Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas akademik agar hasil penelitian dapat disajikan secara lebih sistematis dan memiliki peluang untuk menjangkau komunitas ilmiah yang lebih luas.

Melalui Global Adjunct Professor Program, UNPAB terus mendorong pengembangan kompetensi riset dan perluasan wawasan internasional di lingkungan kampus. Penguatan kemampuan menulis dan mempersiapkan publikasi ilmiah diharapkan dapat mendukung produktivitas penelitian serta meningkatkan kontribusi akademisi dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Upaya ini menegaskan bahwa pengembangan budaya riset tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan penelitian, tetapi juga memastikan hasilnya dikomunikasikan melalui karya ilmiah yang berkualitas, dapat ditelaah, dan berpotensi memberikan kontribusi bagi perkembangan pengetahuan di tingkat internasional.

Berita Lainnya