100-dosen-bergelar-doktor-bukan-lagi-sekadar-target-unpab-wujudkan-lewat-beasiswa-pky-1788320444_9.jpg

100% Dosen Bergelar Doktor Bukan Lagi Sekadar Target, UNPAB Wujudkan Lewat Beasiswa PKY

Medan, 2 September 2026 – Mewujudkan sumber daya manusia akademik yang semakin unggul menjadi bagian penting dari komitmen Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi. Salah satu langkah nyata yang terus dilakukan adalah memberikan dukungan kepada para dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral melalui Profesor Kadirun Yahya Scholarship (PKY).

Program Beasiswa PKY menjadi bentuk komitmen UNPAB dalam mendorong peningkatan kualifikasi akademik dosen. Hingga Agustus 2026, tercatat lebih dari 60 dosen UNPAB dari berbagai jurusan telah memperoleh bantuan Beasiswa PKY untuk melanjutkan studi doktoral. Bidang studi yang ditempuh disesuaikan dengan bidang ilmu dan kepakaran masing-masing dosen, sehingga pengembangan pendidikan dosen juga berjalan seiring dengan kebutuhan penguatan keilmuan di lingkungan universitas.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Universitas Pembangunan Panca Budi, Dr. Hernawaty, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Beasiswa PKY memang diperuntukkan bagi dosen UNPAB yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.

“Penerima bantuan Beasiswa PKY untuk studi lanjut doktoral hingga saat ini sudah lebih dari 60 orang dari berbagai jurusan. Tentunya disesuaikan dengan bidang ilmu yang menjadi kepakaran dosen-dosen UNPAB,” ujar Dr. Hermawati.

Dukungan tersebut telah menunjukkan hasil yang membanggakan. Hingga Agustus 2026, sebanyak 13 dosen UNPAB telah berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para doktor tersebut menempuh pendidikan di sejumlah universitas, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sultan Agung, dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa dukungan terhadap pendidikan dosen tidak hanya berhenti pada pemberian kesempatan untuk melanjutkan studi, tetapi juga diarahkan untuk membantu dosen menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar doktor.

Salah satu dosen yang merasakan langsung manfaat Beasiswa PKY adalah Puji Rizki Ramadan, dosen Program Studi Akuntansi sekaligus Ketua Program Studi Akuntansi UNPAB. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Brawijaya dengan dukungan Beasiswa PKY.

Bagi Puji, Beasiswa PKY memberikan dukungan yang sangat berarti selama menjalani proses pendidikan S3. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian studinya, ia mengaku merasa lega karena mendapatkan dukungan akademik sejak awal hingga berhasil meraih gelar doktor.

“Saya merasa lega karena Beasiswa PKY sangat membantu menunjang seluruh kebutuhan akademik saya dari awal hingga menuntaskan studi S3 saya,” ungkap Puji.

Ia juga mengungkapkan bahwa perjalanan menyelesaikan pendidikan doktoral bukanlah proses yang mudah. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menjaga konsistensi dalam menjalani proses penelitian yang panjang. Selain itu, karena menempuh pendidikan di luar domisili, dirinya juga harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Tantangan terbesarnya tentu adalah konsistensi, karena S3 itu adalah perjalanan panjang dalam melakukan penelitian. Saya kebetulan di luar domisili sehingga saya perlu beradaptasi dengan lingkungan. Tapi Alhamdulillah semua bisa terlewati dengan baik,” tutur Puji.

Keberhasilan 13 dosen menyelesaikan pendidikan doktoral tersebut semakin memperkuat target besar UNPAB untuk meningkatkan kualitas akademik tenaga pendidiknya. Dr. Hermawati menyampaikan bahwa ke depan UNPAB menargetkan 100 persen dosen telah bergelar doktor.

“Target dan harapan dari Beasiswa PKY ini adalah 100 persen seluruh dosen di UNPAB sudah bergelar doktor. Ini juga sudah menjadi ketentuan dari kementerian bahwa seluruh dosen harus bergelar doktor,” jelasnya.

Upaya meningkatkan kualitas dosen juga tidak berhenti setelah mereka memperoleh gelar doktor. UNPAB telah menyiapkan program lanjutan untuk mendorong dosen agar dapat meningkatkan jenjang akademiknya menuju profesor melalui Program Profesorship.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi UNPAB dalam memperkuat produktivitas akademik dosen, termasuk memberikan dukungan untuk penulisan dan publikasi ilmiah bereputasi Scopus dengan bantuan maksimal sebesar Rp175 juta untuk kebutuhan publikasi.

Dengan rangkaian program tersebut, UNPAB membangun ekosistem pengembangan dosen secara berkelanjutan, mulai dari memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S3 melalui Beasiswa PKY hingga memberikan dukungan bagi dosen bergelar doktor untuk meningkatkan capaian akademiknya menuju profesor.

Capaian lebih dari 60 penerima Beasiswa PKY dan 13 dosen yang telah menyelesaikan pendidikan doktoral hingga Agustus 2026 menjadi langkah penting dalam perjalanan UNPAB mewujudkan target tersebut. Ke depan, universitas akan terus memperkuat dukungan bagi dosen agar semakin banyak yang mampu menyelesaikan pendidikan doktoral, menghasilkan penelitian berkualitas, meningkatkan publikasi ilmiah, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi.

Melalui Beasiswa PKY, target 100 persen dosen bergelar doktor terus diubah menjadi kenyataan—satu doktor, satu karya, dan satu kontribusi untuk membangun masa depan akademik UNPAB yang semakin unggul.

Berita Lainnya